Selamat Datang
di Blog Kami
Tampilkan postingan dengan label Mancanegara. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Mancanegara. Tampilkan semua postingan

Jumat, 09 Oktober 2009

Laptop si Noordin: (Apakah) Malaysia Musuh Indonesia?

0 komentar
Diantara dokumen tertulis manual cara merakit dan mengebon yang diduga sudah di gandakan dan disebarkan oleh Noordin dan pengikutnya Ada juga Petunjuk Observasi Medan, Pengintaian, Menghindari Musuh, dan Manual Jejaring Organisasi yang di pimpin oleh Noordin selama ini.

inilah bocoran isi laptop yang di temukan saat penggerbekan gembong teroris Noordin M. Top:

1. Ditemukan file dokumen dalam bahasa indonesia berformaaf pdf (adobe acrobat) menguraikan secara rinci cara mencari bahan, merakit, meledakkan bom.

2. Ada bab Tadrid Takhasus yang menguraikan segala petunjuk tinggkat mahir penggunaan segala jenis senjata api, cara menyimpan, membawa ke target saat pelaksanaan amaliat.

3. Manual taktik strategi berberang diperkirakan bersumber dari kitab Mudzakaratul Amni milik Tandzim Al-qaida yang isisnya dinilai berkualitas.

4. Di bab tentang intelijen, isinya seperti menyalin buku mausuah Jihad Afghan.

5. Dokumen Alqaida Asia Tenggara dalam bahasa arab yang menyebutkan prosedur kaderisasi dan langkah langkah menyelamatkan organisasi.

6. Dokumen pengkuan Tandzim Alqaida di Afghanistan terhadap kepemimpinan Noordin M. Top, Muhammad Syahrir, Syaefuddin jaelani dan Ibrohim Muharram sebagai pimpinan Al-Qaida Asia tenggara.

7. Pernyataan Al_Qaida yang memberikan dukungan dan pembelaan terhadap tindakan kelompok Noordin di Asia tenggara.

Mengapa Noordin M.Top Diindikasi Intelejen Asing

Berbagai macam rangkaian aksi pengeboman yang di lakukan oleh jaringan Noordin M Top terdapat banyak kejanggalan-kejanggalan, dan menuai kontroversi bebagai pihak maupun dari beberapa pengamat di bangsa ini diantaranya Noordin M.Top Diduga Intelejen Asing, Pengeboman Hotel JW Marriot dan Hotel Ritz Carlton Jumat (17/7) disinyalir didalangi oleh intelegen asing yang sengaja disusupkan di Indonesia. Salah satunya adalah teroris kawakan bernama Noordin M. Top. Banyak pihak dan pengamat menduga Noordin M. Top sengaja disusupkan ke Indonesia untuk menganggu keamanan dan perekonomian Indonesia.

Dari beberapa komentar pengamat dan elitis di negeri ini terangkum, Noordin M. Top sengaja disusupkan oleh Malaysia untuk melakukan serangkaian pengeboman di Indonesia.

Berikut beberapa alasan yang mendasari dugaan Nurdin M.Top sebagai Intelegen Malaysia:

1. Noordin M. Top warga negara Malaysia.

2. Salah seorang teroris yang berhasil dilumpuhkan dan terbunuh di Indonesia yakni Dr. Ashari juga merupakan warga Malaysia.

3. Pembantu terdekat atau tangan kanan Noordin M. Top yang bernama Zulkifli juga merupakan warga Malaysia.

4. Noordin M. Top dan jaringan teroris lainnya tidak pernah melakukan pengeboman di wilayah Malaysia, padahal Malaysia juga bertebaran lokasi maksiat seperti Genting Highland dan lainnya.

5. Noordin M. Top dan jaringan lainnya tidak pernah melakukan pengeboman di wilayah Malaysia yang lokasinya merupakan daerah wisata yang banyak dikunjungi turis-turis asing.

6. Pengamanan Hotel dan lokasi-lokasi strategis di Malaysia relatif longgar dibandingkan dengan pengamanan hotel di Indonesia yang setiap melewati pintu pasti akan digeledah habis. Mengapa dengan pengamanan yang begitu longgar para teroris tidak berminat menggunakan Malaysia sebagai lokasi teror?

7. Aparat kepolisian di Malaysia tidak terlalu tertarik untuk menyelediki keterlibatan Noordin M. Top sebagai dalang teroris di Indonesia, fakta ini bisa dilihat tidak ada upaya dari aparat kepolisian selama ini untuk mendalami hubungan Noordin M.Top dengan keluarganya di Malaysia. Bayangkan dengan kebijakan Pemerintah Indonesia, dugaan seseorang yang dituduh sebagai teroris maka saat itu juga aparat keamanan akan mengamankan keluarga teroris yang dituduh.

8. Pemerintah Malaysia belum pernah melakukan pendekatan kepada keluarga Noordin M. Top agar keluarga Noordin M. Top mengimbau secara luas melalui berbagai media agar Noordin M.Top tidak lagi membunuhi orang di Indonesia.

9. Mendagri Malaysia Hishammuddin Hussein seperti dimuat diharian Kompas selasa (21/7) menyatakan belum ada petunjuk yang nyata Noordin M Top, warganegara Malaysia, berada di balik dua bom bunuh diri di Jakarta. Apakah Mendagri Malaysia sudah melakukan investigasi lengkap hingga mampu mengeluarkan pernyataan sepenting ini, lebih cepat daripada pihak berwajib di Indonesia? Apakah badan intelijen dan kepolisian Malaysia lebih hebat daripada BIN dan Kepolisian Indonesia, sehingga Malaysia sudah tahu Noordin M Top tak terlibat pengeboman Marriot-Carlton II pada 17 Juli 2009?

10. Adanya upaya perebutan pengaruh saat menjamu Manchester United (MU). Malaysia hendak membuktikan bahwa negaranya lebih aman dari Indonesia. ( analisis Anggota Komisi I DPR RI Ali Mochtar Ngabalin )

11. Sumber dana operasional Noordin M. Top diduga berasal dari luar Negeri

12. Saat ini Indonesia sedang giat-giatnya mempromosikan kunjungan wisata Indonesia, dan jika ini sukses dampaknya akan mempengaruhi kunjungan wisata ke Malaysia. Salah satu upaya untuk menghancurkan pariwisata Indonesia adalah dengan melakukan pengeboman dilokasi yang identik dengan tamu asing.

Kamis, 08 Oktober 2009

Labu Raksasa Seberat 782 Kg Pecahkan Rekor Dunia

0 komentar
CANTON, KOMPAS.com — Seorang guru di Ohio memenangkan penghargaan dalam kontes membesarkan labu raksasa dengan labunya yang sebesar 782 kg. Wanita bernama Christy Harp dari Jackson Township dekat Canton itu menempati peringkat teratas pada kontes Penanam Labu Raksasa di Canfield pekan lalu.

Dia memenangkan hadiah uang tunai sebesar 2.500 dollar AS dan dapat mengklaimnya sebagai rekor dunia. Panitia kontes mengatakan bahwa angka tersebut memecahkan rekor labu raksasa yang pernah dimenangkan oleh Joe Jutras dari North Scituate, Rhode Island, pada tahun 2007, yang beratnya 766 kg.

Biji labu dari labu raksasa milik Harp ini akan dikeringkan dan diberikan kepada siapa pun yang memintanya.

Sumber: www.kompas.com

Minggu, 04 Oktober 2009

Pers Malaysia Galang Bantuan Gempa Sumatera

0 komentar
KUALA LUMPUR, KOMPAS .com - Media massa di Malaysia, terutama media cetak seperti Berita Harian, Utusan Malaysia, The Star dan The New Straits Times melakukan penggalangan dana kemanusian terkait dengan gempa bumi di Sumatera Barat.

Harian The Star membuka rekening di CIMB untuk menerima sumbangan masyarakat di empat negara yakni Malaysia, Indonesia, Singapura dan Thailand sejak Jumat, 2 Oktober 2009. Rekening itu dinamakan "CIMB-The Star Padang Relief Fund"


CEO CIMB Nazir Razak langsung menyerahkan bantuan sebesar 100.000 ringgit (sekitar Rp 280 juta) dalam pembukaan rekening itu. Nazir Razak adalah salah seorang putra dari PM Malaysia Nazib Tun Razak dan ibunya Rosmah Mansor (istri Najib) adalah keturunan Padang, Sumatera Barat.

Nazir mengatakan akan menyiapkan 1.150 boks di seluruh cabang CIMB di Malaysia, Indonesia, Singapura, dan Thailad. CIMB telah membeli Bank Niaga di Indonesia.

Media Prima, sebuah konglomerat media di Malaysia, yang memiliki koran Berita Harian, Harian Metro, New Straits Times, dan jaringan TV3, TV7, dan TV9 membuka rekening penggalangan dana "Tabung Bencana" bekerjasama dengan Maybank.

Harian "Utusan Malaysia" sebagai salah koran berbahasa Melayu terbesar di Malaysia juga membuka "Tabung Gempa Nusantara" bekerjasama dengan Maybank.

Berbagai masyarakat Malaysia membuka berbagai teromol untuk menyalurkan bantuan dana kemanusian korban gempa bumi di Sumatera Barat. NUJ (national union of journalists) Malaysia mengumpulkan dana 1.660 dari berbagai wartawan ASEAN yang sedang mengadakan konferensi "Confederation of Asean Journalist" di Kuala Lumpur.

Pemuda Barisan Nasional (BN) Johor Bahru juga membuka saluran bantuan kemanusian untuk korban gempa di Sumbar. Ketua Pemuda BN Johor Bahru Khaled Mohamed mengatakan akan menggalang sumbangan dana dari para anggota sebanyak 14 partai politik yang berkoalisi ke dalam Barisan Nasional.

Diperkirakan dana yang akan terkumpul antara 25.000 - 50.000 ringgit yang akan disalurkan kepada lembaga yang berwenang.

Sumber: www.kompas.com

Sabtu, 03 Oktober 2009

Merayakan Sebuah Persatuan

0 komentar
Berlin - 3 Oktober 1989 menjadi hari penting runtuhnya Tembok Berlin. Peristiwa yang menjadi momentum persatuan Jerman ini kemudian dirayakan setiap tahun sebagai hari nasional Jerman.

Der Tag der Deutschen Einheit atau Hari Kesatuan Jerman dirayakan layaknya bangsa Indonesia merayakan hari kemerdekaan. Berbagai kegiatan dilakukan oleh segenap lapisan masyarakat di Jerman untuk memperingati bersatunya Jerman Barat dan Timur.

Di Berlin, perayaan hari nasional ini dipusatkan di monumen Brandenburger Tor. Ini adalah tradisi karena sejarah Brandenburger Tor sebagai pusat aksi massa saat meruntuhkan tembok Berlin.

Sayangnya cuaca kurang bersahabat. Namun gerimis dan angin yang dingin tidak menghalagi ribuan orang membanjir ke Brandenburger Tor. Pantauan detikcom, Sabtu (3/10/2009), di sekitar Brandenburger Tor, taman Tiergarten sampai gedung DPR Bundestag sudah steril dari kendaraan.

Bendera Jerman dikibarkan di depan gedung DPR. Menjelang monumen, polisi memeriksa tas setiap orang yang datang sebelum masuk ke tempat acara. Di Brandenburger Tor, peringatan hari nasional dirayakan seperti sebuah festival.

Di depan monumen kini dipasang panggung musik berukuran besar. Sudah disiapkan pula podium untuk tempat duduk para tamu penting. Sabtu malam akan digelar pagelaran musik dengan banyak tamu undangan penting.

Selain itu berbagai stan makanan, permainan dan kedai bir berderet panjang layaknya pasar malam. Tidak lupa wahana permainan kincir raksasa. Sekitar 5.000 orang berada di kawasan ini dan masih akan terus bertambah sampai malam nanti.

"Ini adalah sebuah hari yang penting bagi kami bangsa Jerman. Jerman bisa menjadi bangsa yang lebih besar setelah kami bersatu," kata Martha (42), seorang pengunjung.

Open Day

Di luar kawasan ini, perayaan hari nasional dilakukan dengan menggelar Open Day di berbagai LSM, institusi dan organisasi. Semua pihak saling kunjung-mengunjungi.

Tidak ketinggalan pula Masjid Indonesia Al Falah IWKZ e.V. Al Falah menggelar Open Day yang didukung pula oleh KBRI Berlin dan Forum Lingkar Pena (FLP). Acara diisi dengan diskusi sastra yang mengundang novelis Asma Nadia dan sejarawan Waruno Mahdi.

(fay/irw)

Menggugat Kemunafikan atas Nama HAM

0 komentar
VIVAnews - Selama empat tahun terakhir, saya telah memaparkan sejumlah tantangan utama yang dihadapi dunia. Saya pun telah mengutarakan pangkal penyebab tantangan-tantangan itu dan perlunya bagi kekuatan-kekuatan dunia untuk meninjau pandangan mereka dan mengupayakan mekanisme baru untuk mengatasi masalah-masalah internasional.

Saya juga telah memperbincangkan dua pandangan yang bertentangan: yang satu lebih banyak berdasarkan kepentingan-kepentingan materialistik melalui penyebaran ketimpangan dan penindasan, kemiskinan dan perampasan, agresi, pendudukan dan muslihat, serta cenderung membawa seluruh dunia di bawah kendalinya dan menerapkan kemauannya kepada bangsa-bangsa lain. Pandangan ini tak lain hanya menghasilkan frustrasi, kekecewaan, dan masa depan yang kelam bagi seluruh umat manusia.

Pandangan yang lain adalah yang berdasarkan keyakinan kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, mengikuti ajaran dari para nabi-Nya, menghargai martabat manusia dan berupaya membangun dunia yang aman bagi semua umat manusia, di mana semua orang dengan setara bisa menikmati berkah perdamaian dan spiritualitas.

Yang terakhir ini merupakan pandangan yang menghargai semua umat manusia, bangsa, dan kebudayaan-kebudayaan yang berharga dalam menentang segala bentuk diskriminasi di dunia dan membaktikan diri kepada perjuangan yang terus-menerus untuk mendorong persamaan bagi semua pihak di depan hukum berdasarkan keadilan dan persaudaraan, serta menaruh landasan yang solid demi menjamin akses yang setara bagi semua umat manusia dalam menggapai ilmu dan pengetahuan.

Saya berulang kali menekankan perlunya membuat perubahan-perubahan fundamental dalam situasi di dunia saat ini dan bagi kehidupan manusia demi menciptakan masa depan yang cerah.

Maka, saya ingin berbagai beberapa hal mengenai perubahan-perubahan yang harus berlangsung.

Pertama, situasi di dunia seperti saat ini tidak mungkin dilanjutkan. Kondisi yang tidak seimbang dan tidak menguntungkan saat ini bertentangan dengan sifat umat manusia dan bergerak ke arah yang berlawanan dengan kebenaran dan tujuan di balik penciptaan dunia.

Kini tidak mungkin lagi untuk menyuntikkan ribuan miliar dolar kekayaan yang semu ke perekonomian dunia hanya dengan mencetak aset-aset kertas yang tak berharga atau mentransfer inflasi dan masalah-masalah sosial dan ekonomi ke pihak-pihak lain melalui defisit-defisit anggaran yang parah.

Mesin kapitalisme yang tak terkendali dengan sistem pemikiran yang tidak adil telah berada di ujung jalan dan tak mampu lagi bergerak. Era pemikiran kapitalis dan penerapan salah satu pemikirannya bagi masyarakat internasional dan berupaya menguasai dunia atas nama globalisasi telah berakhir. Kini tidak mungkin lagi untuk mempermalukan bangsa-bangsa dan menerapkan kebijakan-kebijakan standar ganda bagi masyarakat dunia.

Berbagai pendekatan di mana realisasi kepentingan kekuatan-kekuatan tertentu dianggap sebagai satu-satunya kriteria untuk mengangkat demokrasi dan menggunakan metode-metode intimidasi dan pengecohan terburuk di bawah mantel kebebasan sebagai praktik demokrasi haruslah ditolak. Begitu pula dengan pendekatan-pendekatan di mana para diktator digambarkan sebagai demokrat dan kurang legitamsi juga tidak boleh diterima.

Saatnya telah berakhir bagi mereka yang menentukan demokrasi dan kemerdekaan, sementara di saat yang sama mereka juga yang pertama-tama melanggar prinsip-prinsip fundamental. Mereka tidak bisa lagi duduk baik sebagai hakim maupun eksekutor serta menantang para pemerintahan yang benar-benar dibentuk secara demokratis.

Kebangkitkan banyak bangsa dan ekspansi kebebasan di penjuru dunia tidak bisa lagi memungkinkan mereka untuk melanjutkan kemunafikan dan perilaku yang jahat. Maka, semua bangsa termasuk rakyat Amerika Serikat tengah menunggu perubahan yang nyata dan besar.

Tak dapat dibayangkan bila kebijakan-kebijakan atas Palestina terus berlanjut: Mengusir seluruh populasi dari suatu negeri yang telah menjadi tanah air mereka selama lebih dari 60 tahun dengan kekuatan dan paksaan; menyerang mereka dengan segala bentuk senjata; mengabaikan hak-hak mereka untuk membela diri sementara banyak pihak menyebut penjajah sebagai kaum yang cinta damai dan melihat para korban sebagai teroris.

Bagaimana bisa kejahatan penjajah atas para perempuan dan anak-anak dan penghancuran rumah mereka didukung oleh sejumlah pemerintah tanpa syarat. Di saat yang bersamaan, para lelaki dan perempuan terjajah yang menjadi korban genosida dan blokade ekonomi yang parah tidak bisa mendapat kebutuhan pokok, pangan, air, dan obat-obatan.

Mereka bahkan tidak diperbolehkan untuk membangun kembali rumah-rumah mereka yang hancur akibat serangan barbar selama 22 hari oleh rezim Zionis sementara musim dingin kian dekat. Para agresor dan pendukung mereka justru secara licik melanjutkan retorika mereka dalam membela hak asasi manusia dalam rangka menekan pihak-pihak lain.

(Saat Ahmadinejad mengucapkan dua kalimat di atas, para perwakilan dari negara-negara Barat - seperti Prancis, Amerika Serikat, Inggris, dan lain-lain - ramai-ramai melakukan aksi walkout dengan keluar dari ruang sidang kendati Ahmadinejad belum selesai berpidato. Presiden Iran itu tetap melanjutkan pidatonya - Redaksi)

Kini, tak dapat lagi diterima bahwa suatu minoritas yang kecil akan mendominasi politik, ekonomi, dan budaya dari penjuru dunia dengan jaringan mereka dan menciptakan bentuk baru perbudakan serta menghancurkan reputasi bangsa-bangsa lain - bahkan termasuk bangsa Eropa dan AS - untuk mencapai ambisi-ambisi rasis mereka.

Kini tidak dapat diterima bahwa pihak-pihak yang berada ribuan kilometer jauhnya dari Timur Tengah akan mengirim pasukan mereka untuk melakukan intervensi militer dan menyebarkan perang, pertumpahan darah, agresi, teror, dan intimidasi di seluruh kawasan. Mereka pun menyalahkan protes negara-negara di kawasan itu - yang prihatin atas nasib dan keamanan nasional mereka - sebagai tindakan menentang perdamaian mencampuri urusan pihak lain. Lihatlah situasi di Irak dan Afganistan.


Artikel ini merupakan ringkasan dari pidato Presiden Iran, Mahmoud Ahmadinejad, dalam sidang tahunan Majelis Umum Perserikatan Bangsa-bangsa di New York AS, 23 September 2009. Transkrip pidato sudah diterjemahkan dalam bahasa Inggris dan dipublikasikan oleh Kedutaan Besar Iran di Jakarta.

Jumat, 02 Oktober 2009

Belasungkawa Obama bagi Korban Gempa Sumatera

0 komentar


WASHINGTON, KOMPAS.com — Presiden AS Barack Obama menyampaikan belasungkawa dan keprihatinannya atas musibah gempa bumi dahsyat yang mengguncang Sumatera.

"Saya sanggat tergugah dengan penderitaan dan korban jiwa dalam gempa bumi di Indonesia kemarin dan AS siap membantu," kata Obama seraya memuji ketabahan Indonesia meski sering dilanda bencana alam.


Presiden kulit hitam pertama AS itu juga mengungkapkan keprihatinannya atas musibah tsunami yang menerjang wilayah Pasifik Selatan.

Sedikitnya 1.100 orang tewas dan ratusan lain terluka parah akibat gempa dahsyat di Sumatera dan diperkirakan korban tewas akan terus bertambah.

Rustam Pakaya, kepala Pusat Penanggulangan Krisis Departemen Kesehatan, Kamis, mengatakan, ribuan orang kemungkinan besar masih terjebak di reruntuhan gedung dan rumah. Diperkirakan korban tewas akibat gempa di Sumatera sebesar korban tewas dalam musibah gempa Yogyakarta tahun 2006 lalu yang menewaskan sekitar 5.000 orang.

Sumber: www.kompas.com

Facebook Full Batik

0 komentar
TEMPO Interaktif, Jakarta - Situs jejaring sosial Facebook ikut memeriahkan hari Batik hari ini. Para penggunanya di Indonesia membanjiri kolom status maupun komentar tentang batik. Pengguna dari luar negeri ternyata tak ketinggalan.

Umumnya para facebookers itu menuliskan kebanggaannya atau status mereka saat mengenakan batik di lingkungannya. Banyak pula yang ikut berkomentar atau menanyakan asal muasal batik. Salah seorang warga Indonesia di luar negeri juga ikut larut dalam kebanggaan berbatik.

"Batik day too in Nurnberberg," tulis Miranti Soetjipto dalam statusnya. Perempuan ini kini tinggal di Nurnberg Jerman. Dia sempat menuliskan hari ini sudah memakai batik sejak pagi hingga seharian nanti.

Dia juga menuliskan setelah Shalat Jumat masyarakat Indonesia di Nurnberg dan sekitarnya bakal berkumpul dan berpawai di kota kota.

Mereka juga akan membagikan selebaran tentang batik dan mengheningkan cipta untuk korban Gempa. "Biar mereka tahu soal batik juga," ujarnya kepada Tempo.

Tak sedikit pula yang ramai-ramai mejeng di depan kamera dan memajangnya di Facebook. Riuh pula komentar melihat foto mejeng mereka yang berbatik. Bahkan ada pula yang berinisiatif menjajakan dagangan yang bernuansa batik di arena dunia maya ini.

Ekspresi kebanggaan dan kecintaan terhadap batik juga ditunjukkan mereka yang hari ini tidak ikut memakai batik karena suatu alasan. Ada yang menuliskan," Tidak memakai batik karena lagi dicuci," ujar Fitra dan Sunu. Ada pula yang menuliskan,"Biar tidak pakai batik, tetap cinta batik." ujar Poer.

Sumber: www.tempointeraktif.com

Rabu, 30 September 2009

Besok, Jangan Lupa Pakai Batik!

0 komentar
VIVAnews - Batik memang identik dengan Indonesia, tetapi bukan berarti negara lain tidak bisa mempro-duksinya. Negara tetangga kita, seperti Malaysia, Singapura, bahkan China juga memproduksi batik dengan motif yang cukup beragam. Hal itu ternyata tidak membuat pengakuan dunia internasional terkait batik Indonesia memudar.


Buktinya, UNESCO (United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization), akan mengukuhkan batik Indonesia sebagai Warisan Budaya Dunia (World Heritage). Pengukuhan tersebut akan secara resmi dilakukan pada 2 oktober 2009 mendatang di Prancis.

Untuk jenis batik yang akan dikukuhkan sebagai World Heritage adalah batik tulis dan bukan batik printing. Hal itu karena jenis batik printing juga diproduksi di beberapa negara lain. Batik tulis memang hanya diproduksi di Indonesia.

Pembuatannya yang dilakukan secara manual menggunakan canting serta proses pewarnaan yang memakan waktu cukup lama, membuat corak dan kualitas batik tulis sangat istimewa. Harganya juga lebih tinggi dibandingkan dengan batik yang di cetak atau printing. Untuk membuat batik tulis juga membutuhkan keahlian khusus karena tingkat kesulitan pembuatannya yang cukup tinggi.

Untuk jenis corak batik tulis, ada juga beberapa yang hanya diperuntukkan untuk kalangan kerajaan Jawa dan tidak bisa dibuat oleh orang sembarangan. Hal itu terkait filosofi dan status sosial dari si pemakai. Batik bagi masyarakat Jawa, memang bukan hanya sebuah kain bercorak, tetapi juga penggambaran filosofi kehidupan dan warisan budaya leluhur yang harus dijaga.

Untuk mendukung pengukuhan batik tulis Indonesia sebagai Warisan Budaya Dunia (World Heritage), mari kita memakai batik pada 2 Oktober besok. Tunjukkan rasa bangga kita sebagai bangsa Indonesia, yang memiliki warisan budaya yang luar biasa yaitu batik tulis.

Sumber : www.vivanews

Selasa, 29 September 2009

Tewaskan 39 Orang, Gempa 8 SR Picu Tsunami di Samoa

0 komentar

PAGO PAGO, KOMPAS.com — Guncangan gempa bumi yang dahsyat di Samudra Pasifik menimbulkan gelombang tsunami di Samoa dan Samoa Amerika, Selasa (29/9). Gelombang tsunami menghantam beberapa dusun serta menewaskan 39 orang.

Beberapa pekerja di fasilitas National Park Service tidak diketahui nasibnya menyusul berlangsungnya tsunami yang di antaranya menenggelamkan sejumlah orang dan mobil.

Guncangan gempa bumi 8 hingga 8,3 skala Richter pada subuh waktu setempat terjadi sekitar 20 mil di bawah dasar laut, 190 kilometer dari Samoa Amerika. Wilayah yang masuk wilayah teritorial AS dan terletak 200 kilometer dari Samoa itu didiami oleh 65.000 jiwa penduduk.

Mike Reynorlds, pengawas National Park of American Samoa, menerangkan 4 gelombang tsunami setinggi 4,5 hingga 6 meter yang mencapai wilayah daratan berlangsung setelah terjadi gempa bumi. Terjangan tsunami mencapai hingga 1,5 kilometer wilayah daratan.

Sumber: www.kompas.com

Iran Izinkan PBB Inspeksi Pusat Nuklir

0 komentar
VIVAnews - Kepala organisasi Energi Atom Iran Ali Akbar Salehi menyatakan pengawas dari badan nuklir Perserikatan Bangsa-bangsa akan segera diizinkan menginspeksi fasilitas nuklir terbaru Iran. Pemerintah Iran mengaku sedang membangun pusat pengayaan uranium baru dekat kota suci Qom.

"Kami akan segera menginformasikan kapan pengawas dari Badan Energi Atom Internasional (IAEA) dapat memeriksa pusat nuklir di Qom," kata Salehi kepada stasiun televisi Press TV.

Pekan lalu, Iran melaporkan sedang membangun fasilitas pengayaan uranium baru melalui surat kepada IAEA. Fasilitas yang sedang dibangun Iran diperkirakan akan selesai dalam waktu 18 bulan. Iran mengatakan uranium dari pusat nuklir ini akan digunakan untuk kepentingan cadangan energi.

Selain itu, militer Iran juga telah menguji sejumlah tipe rudal pada Minggu dan Senin kemarin. Iran menyatakan telah berhasil menguji dua rudal jarak jauh yang diduga dapat mencapai Israel dan Eropa bagian Selatan.

Juru bicara Departemen Luar Negeri Iran Hasan Qashqavi mengatakan uji rudal ini tidak berkaitan dengan ketegangan mengenai pembangunan fasilitas nuklir terbaru Iran. "Peluncuran rudal ini merupakan bagian dari latihan militer rutin," kata Qashqavi.

Pengakuan dan latihan militer tersebut membangkitkan kewaspadaan di kalangan negara-negara anggota tetap Dewan Keamanan PBB yang akan mengadakan pertemuan membahas program nuklir Iran, pertengahan pekan ini. (AP)

Sumber: www.vivanews.com

Demo Mahasiswa Harvard Dukung Pidato SBY

0 komentar
VIVAnews - Satu jam jelang pidato Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Kennedy School of Government, Institute of Politics, Harvard University, ratusan peserta telah antri untuk masuk ke arena acara di Harvard Forum, sebuah arena yang biasa digunakan untuk Harvard untuk kuliah umum, termasuk menerima kuliah dari kepala negara.

Udara Boston yang agak berangin tak menyurutkan minat mahasiswa, praktisi bisnis dan politisi yang tergabung dalam komunitas Harvard untuk bergabung mendengarkan pidato SBY yang diberi judul: Toward Harmony Among Civilizations.

Seperti yang dilaporkan Wakil Pemimpin Redaksi ANTV, Uni Lubis, Di luar gedung Kennedy School of Government, puluhan mahasiswa Harvard mengusung pamflet demo dengan tema "Thank You Indonesia and Yudhoyono for supporting Climate Change".

Panitia hanya menyediakan 800 kursi di arena yang bentuknya melingkar dan memiliki mezzanine bertingkat. Padahal, sejak acara diumumkan beberapa hari lalu, sedikitnya 1.000 orang mendaftar via internet untuk menghadiri acara dengan Presiden SBY.

Pidato SBY menawarkan sembilan usulan terobosan untuk menciptakan harmoni antar bangsa, antar agama, antar peradaban, termasuk membangun jembatan hubungan yang lebih mesra dan saling memahami antara dunia barat, khususnya Amerika Serikat dengan Islam.

Sumber: www.vivanews.com

Wong Fei Hung Adalah Islam

0 komentar
Selama ini kita hanya mengenal Wong Fei Hung sebagai jagoan Kung fu dalam film Once Upon A Time in China. Dalam film itu, karakter Wong Fei Hung diperankan oleh aktor terkenal Hong Kong, Jet Li. Namun siapakah sebenarnya Wong Fei Hung?

Wong Fei Hung adalah seorang Ulama, Ahli Pengobatan, dan Ahli Beladiri legendaris yang namanya ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional China oleh pemerintah China. Namun Pemerintah China sering berupaya mengaburkan jatidiri Wong Fei Hung sebagai seorang muslim demi menjaga supremasi kekuasaan Komunis di China.

Wong Fei-Hung dilahirkan pada tahun 1847 di Kwantung (Guandong) dari keluarga muslim yang taat. Nama Fei pada Wong Fei Hung merupakan dialek Canton untuk menyebut nama Arab, Fais. Sementara Nama Hung juga merupakan dialek Kanton untuk menyebut nama Arab, Hussein. Jadi, bila di-bahasa-arab-kan, namanya ialah Faisal Hussein Wong.

Ayahnya, Wong Kay-Ying adalah seorang Ulama, dan tabib ahli ilmu pengobatan tradisional, serta ahli beladiri tradisional Tiongkok (wushu/kungfu). Ayahnya memiliki sebuah klinik pengobatan bernama Po Chi Lam di Canton (ibukota Guandong). Wong Kay-Ying merupakan seorang ulama yang menguasai ilmu wushu tingkat tinggi. Ketinggian ilmu beladiri Wong Kay-Ying membuatnya dikenal sebagai salah satu dari Sepuluh Macan Kwantung. Posisi Macan Kwantung ini di kemudian hari diwariskannya kepada Wong Fei Hung.

Kombinasi antara pengetahuan ilmu pengobatan tradisional dan teknik beladiri serta ditunjang oleh keluhuran budi pekerti sebagai Muslim membuat keluarga Wong sering turun tangan membantu orang-orang lemah dan tertindas pada masa itu. Karena itulah masyarakat Kwantung sangat menghormati dan mengidolakan Keluarga Wong.

Pasien klinik keluarga Wong yang meminta bantuan pengobatan umumnya berasal dari kalangan miskin yang tidak mampu membayar biaya pengobatan. Walau begitu, Keluarga Wong tetap membantu setiap pasien yang datang dengan sungguh-sungguh. Keluarga Wong tidak pernah pandang bulu dalam membantu, tanpa memedulikan suku, ras, agama, semua dibantu tanpa pamrih.

Secara rahasia, keluarga Wong terlibat aktif dalam gerakan bawah tanah melawan pemerintahan Dinasti Ch’in yang korup dan penindas. Dinasti Ch’in ialah Dinasti yang merubuhkan kekuasaan Dinasti Yuan yang memerintah sebelumnya. Dinasti Yuan ini dikenal sebagai satu-satunya Dinasti Kaisar Cina yang anggota keluarganya banyak yang memeluk agama Islam.

Wong Fei-Hung mulai mengasah bakat beladirinya sejak berguru kepada Luk Ah-Choi yang juga pernah menjadi guru ayahnya. Luk Ah-Choi inilah yang kemudian mengajarinya dasar-dasar jurus Hung Gar yang membuat Fei Hung sukses melahirkan Jurus Tendangan Tanpa Bayangan yang legendaris. Dasar-dasar jurus Hung Gar ditemukan, dikembangkan dan merupakan andalan dari Hung Hei-Kwun, kakak seperguruan Luk Ah-Choi. Hung Hei-Kwun adalah seorang pendekar Shaolin yang lolos dari peristiwa pembakaran dan pembantaian oleh pemerintahan Dinasti Ch’in pada 1734.

Hung Hei-Kwun ini adalah pemimpin pemberontakan bersejarah yang hampir mengalahkan dinasti penjajah Ch’in yang datang dari Manchuria (sekarang kita mengenalnya sebagai Korea). Jika saja pemerintah Ch’in tidak meminta bantuan pasukan-pasukan bersenjata bangsa asing (Rusia, Inggris, Jepang), pemberontakan pimpinan Hung Hei-Kwun itu niscaya akan berhasil mengusir pendudukan Dinasti Ch’in.

Setelah berguru kepada Luk Ah-Choi, Wong Fei-Hung kemudian berguru pada ayahnya sendiri hingga pada awal usia 20-an tahun, ia telah menjadi ahli pengobatan dan beladiri terkemuka. Bahkan ia berhasil mengembangkannya menjadi lebih maju. Kemampuan beladirinya semakin sulit ditandingi ketika ia berhasil membuat jurus baru yang sangat taktis namun efisien yang dinamakan Jurus Cakar Macan dan Jurus Sembilan Pukulan Khusus. Selain dengan tangan kosong, Wong Fei-Hung juga mahir menggunakan bermacam-macam senjata. Masyarakat Canton pernah menyaksikan langsung dengan mata kepala mereka sendiri bagaimana ia seorang diri dengan hanya memegang tongkat berhasil menghajar lebih dari 30 orang jagoan pelabuhan berbadan kekar dan kejam di Canton yang mengeroyoknya karena ia membela rakyat miskin yang akan mereka peras.

Dalam kehidupan keluarga, Allah banyak mengujinya dengan berbagai cobaan. Seorang anaknya terbunuh dalam suatu insiden perkelahian dengan mafia Canton. Wong Fei-Hung tiga kali menikah karena istri-istrinya meninggal dalam usia pendek. Setelah istri ketiganya wafat, Wong Fei-Hung memutuskan untuk hidup sendiri sampai kemudian ia bertemu dengan Mok Gwai Lan, seorang perempuan muda yang kebetulan juga ahli beladiri. Mok Gwai Lan ini kemudian menjadi pasangan hidupnya hingga akhir hayat. Mok Gwai Lan turut mengajar beladiri pada kelas khusus perempuan di perguruan suaminya.

Pada 1924 Wong Fei-Hung meninggal dalam usia 77 tahun. Masyarakat Cina, khususnya di Kwantung dan Canton mengenangnya sebagai pahlawan pembela kaum mustad’afin (tertindas) yang tidak pernah gentar membela kehormatan mereka. Siapapun dan berapapun jumlah orang yang menindas orang miskin, akan dilawannya dengan segenap kekuatan dan keberanian yang dimilikinya. Wong Fei-Hung wafat dengan meninggalkan nama harum yang membuatnya dikenal sebagai manusia yang hidup mulia, salah satu pilihan hidup yang diberikan Allah kepada seorang muslim selain mati Syahid. Semoga segala amal ibadahnya diterima di sisi Allah Swt dan semoga segala kebaikannya menjadi teladan bagi kita, generasi muslim yang hidup setelahnya. Amiin.

Sumber: kaskus.us

Senin, 14 September 2009

Desakan untuk Dialog Timur Tengah

0 komentar
NEW YORK - Amerika Serikat melancarkan usaha baru untuk merampungkan syarat-syarat bagi dilangsung-kannya kembali perundingan antara Israel dan Palestina.

Amerika ingin agar Israel menghentikan pembangunan pemukiman Yahudi sebagai salah satu syarat. Utusan Amerika Serikat untuk Timur Tengah, George Mitchell membicarakan masalah ini dengan presiden Israel Shimon Peres di Yerusalem.

Setelah pertemuan dengan Presiden Shimon Peres di Jerusalem Mitchell mengatakan: ''Kami juga merasakan bahwa waktunya sudah mendesak. dan kami juga percaya bahwa meskipun belum tercapai kesepakatan mengenai banyak masalah, kami bekerja keras untuk melakukannya''.

''Dan kunjungan saya kesini minggu ini memang berusaha untuk mencapai hal itu. Kami harap kami dapat mencapai kemajuan dalam waktu dekat ini'', kata Mitchell

Dalam pertemuan tersebut Mitchel menambahkan pihaknya menunggu tanggapan dari kedua pihak, ''Saya sangat menunggu komentar anda, nasehat anda, panduan dari anda ketika saya mulai babak pembicaraan dengan para pemimpin pemerintah anda dan dengan para pejabat Palestina di Ramallah serta negara-negara lain di kawasan ini yang punya kepentingan''.

''Kami harap kita semua memegang peranan penting dalam meraih tujuan yang sama seperti yang diucapkan oleh presiden Obama berulang kali tentang perjanjian komprehensif di kawasan, termasuk pedamaian antara Israel dan Palestina, sehingga kedua negara dapat hidup berdampingan secara damai''.

Mitchell menekankan tujuan Amerika Serikat saat ini adalah perdamaian antara Israel dan Suriah, Israel dan Libanon dan dipulihkannya hubungan antara negara-negara lain di kawasan Timur Tengah. Mitchel mengatakan ia bekerja keras untuk menjembatani perbedaan tersebut

Pada saat yang sama, Perdana Menteri Israel, Benyamin Netanyahu, mengadakan pembicaraan dengan Presiden Mesir Hosni Mubarak di Kairo.

Sumber: www.banjarmasinpost.co.id

Kamis, 27 Agustus 2009

Serba-serbi Islam di AS, Antara Toleransi & Fobia

0 komentar
Jakarta - Berbicara mengenai Islam di negeri yang mayoritas penduduknya bukan pemeluk
agama Islam seperti di Amerika Serikat (AS) memang menarik. Banyak sisi humanis, namun tak sedikit pula hal ironis dijumpai di sana.

Begitulah sekiranya pengalaman yang diceritakan oleh mahasiswa program doktor di Harvard University, Ulil Abshar Abdalla.

Bagi Ulil, begitu penggagas Jaringan Islam Liberal (JIL) ini disapa, menjadi seorang muslim di negeri Paman Sam tidak serumit seperti yang orang kira. Namun juga tidak mudah seperti layaknya menjadi seorang muslim di Indonesia.

Misalkan, saat bulan Ramadan tiba, di sekolah anaknya yang masih duduk di sekolah dasar,cuma putranya saja yang berpuasa. Rasa was-was sempat terbersit dalam hati.

"Tapi untungnya mereka sangat mengapresiasi. Guru anak saya, dengan sangat simpatik sekali menjelaskan kepada anak-anak lain tentang puasa. Anak-anak yang lain juga sangat apresiasif dan menghormati," cerita Ulil saat berdiskusi tentang 'Islamophobia di Amerika Serikat' yang berlangsung di Gedung Komunitas Salihara, Jl Salihara, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Rabu (26/8/2009) malam.

Tak cuma itu, saat Ramadan, Ulil mengajak anak-anaknya ke perpustakaan umum kota Boston, Amerika Serikat. Dia dibikin terheran-heran. Bukan buku kartun Batman atau Superman yang didapatkan. Tetapi di sana banyak buku-buku Islam yang dikemas dalam bentuk kartun.

"Ternyata, display buku-buku di perpustakaan umum itu menyesuaikan momentum yang dialami bagian dari komunitas itu. Kalau Ramadan, display bukunya tentang Islam dan Ramadan. Kalau waktu Christmas ya tentang agama Kristen dan seputar Natal," jelasnya.

Bahkan, Ulil nyaris tidak merasakan adanya Islamofobia di lingkungannya, sebab memang menurutnya tidak ada pembedaan-pembedaan dalam setiap lini kehidupan di sana.

"Bagi saya nyaris tidak ada fobia terhadap Islam," ujarnya.

Namun, ternyata tak sedikit pula pihak-pihak yang 'tidak suka' dengan Islam. Dengan berbagai cara, mereka selalu menjelek-jelekan agama Samawi ini dengan berbagai cara.

Ulil mencontohkan, sekelompok orang di depan kampus Harvard juga membuat tenda besar, menyebarkan pamflet dan mengeluarkan jargon-jargon anti-Islam. Hal ini mereka lakukan cuma karena menolak kebijakan kampus Harvard, yang mengabulkan permintaan mahasiswi muslim untuk diberi waktu dua jam sehari, seminggu tiga kali untuk melakukan olah raga fitness di kampus itu tanpa berbaur dengan mahasiswa pria.

"Kebijakan ini dikritik keras oleh mereka," ujar menantu kiai dari Rembang Mustafa Bisri ini.

Media-media setempat juga ada beberapa yang dianggap anti-Islam. Ulil kemudian menyebut salah satu jaringan medi di AS yang dalam semua hal selalu bersikap konservatif.

"Jangankan soal Islam, soal olah raga saja mereka konservatif," ujarnya sambil tertawa.

Tak cuma itu, banyak radio setempat yang menyebarkan kebencian terhadap Islam. Bahkan Ulil menceritakan, seorang narasumber muslim yang diundang di salah satu radio tersebut, saat mengudara langsung diputus siarannya, dan dimaki-maki pula oleh host-nya lantaran pendapatnya dianggap tidak berkenan.

Masalah inilah yang menjadi tantangan besar kaum muslim di AS. Yang dibutuhkan AS saat ini adalah juru dakwah Islam yang bisa menjelaskan dalam bahasa lokal AS, sehingga dakwahnya bisa mengena sesuai dengan kehidupan sosiologis muslim di AS.

Saat ini umumnya para imam masjid di AS berasal dari Timur Tengah, dan bahasa Inggrisnya kurang lancar. "Kayak Inggrisnya Amien Rais lah," canda Ulil disambut tawa sekitar 50 peserta diskusi yang hadir.

Namun terkait masalah ini, seorang muallaf AS, Hamzah Yusuf, saat ini sedang gencar merintis imam-imam lokal, yang mahir bahasa Inggris, dan paham betul akan Islam melalui pesantren yang dia bangun di AS.

Soal imigran muslim di AS, Ulil membawa kabar gembira. Pemerintah setempat membebaskan imigran muslim untuk tidak dipaksakan berasimilasi dengan budaya
setempat. Sehingga banyak didirikan sekolah-sekolah Islam khusus diperuntukkan bagi imigran Islam asal Timur Tengah, juga Pakistan atau Bangladesh. Tapi kenapa kedua anak Ulil tidak disekolahkan di sana?

"Bukan berarti saya tidak suka Islam. Tapi karena saya tidak punya uang, karena sekolah khusus itu mahal," selorohnya lagi-lagi disambut tawa hadirin.

Gejala Islamofobia ini, menurut Ulil bukan sepenuhnya kesalahan orang Amerika. Namun kadang orang Islam sendiri juga perlu introspeksi.

"Orang Islam tidak bisa dekat dengan orang setempat, sehingga kadang ada kecurigaan-kecurigaan," kata pria yang konon ikut dalam bursa pencalonan Ketua PBNU ini.

Satu hal yang ingin disampaikan oleh Ulil dalam diskusi tersebut. Ketakutan-ketakutan akan Islam di mana pun berada bukan melulu kesalahan orang nonmuslim, tapi memang kadang kaum muslim sendiri yang kurang berbaur, dan bersikap eksklusif.

Sumber: www.detik.com

Rabu, 19 Agustus 2009

Presiden Hamid Karzai: Taliban Tak Bisa Kacaukan Pemilu!

0 komentar
Kabul - Presiden Afghanistan Hamid Karzai menegaskan milisi Taliban tidak akan bisa mengacaukan proses Pemilu Presiden (Pilpres) yang akan berlangsung satu hari ke depan. Hal ini dikatakan Hamid Karzai setelah milisi Taliban berupaya menyerang pusat kota Kabul dan berencana menutup jalan negara.

"Saya berharap besok kita bersejarah kita. Jutaan masyarakat akan datang dan memilih untuk stabilitas negara, untuk negara yang damai, dan untuk kemajuan negara," ujar Hamid Karzai sebagaimana yang dirilis AFP, Kamis (20/8/2009).

Sementara itu, di sebelah selatan Provinsi Kandahar, yang juga merupakan rumah Hamid Karzai dan tanah kelahiran Taliban, dua orang pekerja pemilu tewas akibat serangan bom.

Menghindari kejadian serupa, para pejabat di Kota Kandahar akan menutup jalan raya. Jalan ini nantinya hanya akan digunakan oleh para pemantau, pekerja pemilu, kendaraan pemilih, dan juga media.

Sumber: www.detik.com

Senin, 13 Juli 2009

Sumbangan Pemakaman Jackson Dihentikan

0 komentar
LOS ANGELES, KOMPAS.com — Wali Kota Los Angeles Antonio Villaraigosa menegaskan, pemerintah kota akan menanggung biaya terkait pemakaman Michael Jackson pekan lalu senilai 1,4 juta dollar AS (sekitar Rp 14,2 miliar).

Ia juga mengecam upaya pemerintah kota mengumpulkan bantuan melalui situs internet.

"Ini adalah kota kelas dunia, dan kami menyediakan perlindungan bagi polisi dan petugas pemadam kebakaran," kata Villaraigosa dalam penampilan pertama ke publik setelah pulang dari berlibur di Afrika Selatan. "Gagasan yang akan menagih keluarga (almarhum Jackson) untuk pemakaman adalah tidak masuk akal," tambahnya.

Villaraigosa mengatakan dia tidak akan meminta keluarga Jackson, AEG Live, pemilik Staples Center tempat acara berlangsung, atau rakyat untuk membayar biaya lembur polisi, petugas lalu lintas, dan kru sanitasi senilai Rp 14,2 miliar tersebut.

Dia menyebut, acara besar semacam itu sering berlangsung di Los Angeles dan kota-kota besar lain. "New York dan Chicago tidak meminta orang lain untuk membayar," katanya.

Sang Wali Kota menyebut bahwa pengumpulan sumbangan melalui situs kota itu "menggelikan". Tidak jelas, apakah uang hasil sumbangan itu akan dikembalikan. Matt Szabo, juru bicara wali kota, mengatakan, pengumpulan sumbangan itu dihentikan, Jumat.

Szabo menjelaskan bahwa ide mengumpulkan sumbangan datang dari anggota Dewan Kota, Jan Perry, yang bertindak selaku penjabat wali kota ketika Villaraigosa dan Presiden Dewan Kota Eric Garcetti di luar negeri.

Barrack Obama Buka-Bukaan dengan Yahudi

0 komentar
WASHINGTON, KOMPAS.com — Presiden AS Barack Obama menyampaikan kepada para pimpinan Yahudi bahwa upaya AS dan Israel selama delapan tahun menuntut konsesi kepada rakyat Palestina tidak membuahkan hasil. Ia pun meminta kepada para pimpinan itu memberinya waktu untuk menerapkan taktiknya dalam perdamaian Timur Tengah.

Kepada 16 pimpinan Yahudi tersebut, Obama menjamin bahwa AS tetap berkomitmen ikut menjaga keamanan Israel.

Dalam pertemuan selama sejam di Gedung Putih itu, Obama meminta Israel dan Palestina mewujudkan langkah nyata untuk mengawali perundingan damai. "Dan itu membutuhkan pengorbanan dari kedua pihak," kata Obama, Senin (13/7).

Pertemuan itu berlangsung menyusul kekecewaan kelompok Yahudi yang menuding Obama terlalu kritis terhadap hubungan AS dengan Israel yang terjalin sejak lama. Sementara itu, Sang Presiden dianggap terlalu lunak terhadap Palestina dan negara-negara Arab.

Para pimpinan itu juga menyampaikan keberatan karena Obama berpidato untuk Muslim di dunia dalam kunjungan ke Kairo, Mesir, tetapi tidak singgah ke Jerusalem.

Alan Solow, salah satu pimpinan Yahudi, mengungkapkan bahwa Obama bisa dibilang "buka-bukaan" dengan para tamunya dalam menyampaikan pandangan soal Israel dan Timur Tengah. "Saya kira orang-orang sangat langsung dalam menyampaikan pandangannya kepada presiden, dan saya kira presiden sangat berterus terang dalam menjawab," kata Solow.

"Tak seorang pun meninggalkan pertemuan dengan keraguan tentang komitmen Obama kepada Israel," tambah Ira Forman, Direktur Eksekutif Dewan Demokratik Yahudi Nasional.

Sumber: kompas.com

Selasa, 09 Juni 2009

Hamas Ajak Barack Obama Dialog

0 komentar
GAZA - Organisasi perlawanan Palestina, Hamas, mengajak Presiden Amerika Serikat Barack Obama berdialog langsung dalam mengupayakan perdamaian Timur Tengah.

Diberitakan Press TV, Selasa (9/6/2009), permintaan dialog itu disampaikan deputi kepala biro politik Hamas, Mousa Abu Marzouk. Dia meminta agar pemerintahan Obama menghormati sikap bahwa perdamaian tidak akan tercapai tanpa melibatkan Hamas.

Hamas merupakan pemenang pemilihan umum legislatif di Palestina, Juni 2007 lalu. Artinya keberadaan Hamas dalam kancah politik Palestina tidak bisa diabaikan. Namun pemerintahan Otoritas Palestina yang dipimpin Mahmoud Abbas tidak menganggap kemenangan Hamas itu.

"Berdialog dengan Hamas penting karena (Obama) tidak mungkin mencapai kesepakatan dengan hanya berdialog dengan orang yang tidak mewakili bangsa Palestina," kata Marzouk sambil merujuk orang yang dimaksud adalah Abbas.

Hamas menyatakan menyingkirkan kelompok yang sudah didukung rakyatnya sama sekali tidak menciptakan atmosfer yang positif untuk mencapai perdamaian.

Marzouk juga mengomentari pidato Obama di Mesir pekan lalu yang menyebutkan bahwa di kawasan Timur Tengah sedang terjadi kekerasa yang tidak dapat dibenarkan. Marzouk menganggap Obama tidak adil dengan hanya menyebut "kekerasan". Menurutnya yang terjadi adalah "pendudukan".

Meski demikian Hamas menaggapi postif pernyataan Obama soal sikap kerasnya terhadap pembangunan permukiman Yahudi di Tepi Barat dan Yerusalem.

Obama juga meminta kelompok sayap kanan Yahudi untuk menghentikan segala pembangunan permukiman dan menerima konsep solusi dua negara yang hidup berdampingan.

(sumber:okezone)

Sabtu, 06 Juni 2009

Selamat Hari Lingkungan Hidup Sedunia, World Environment Day 2009

0 komentar
Hari Lingkungan Hidup Sedunia diperingati setiap tanggal 5 Juni, penetapannya dimulai sejak tahun 1972 melalui Sidang Umum PBB (Perserikatan Bangsa-Bangsa) dan menetapkan tanggal tersebut sebagai hari lingkungan hidup sedunia. Pada tahun yang sama dibentuk UNEP (United Nations Environment Program) yang bertanggung jawab terhadap peringatan World Environment Day setiap tahunnya di berbagai negara.

Maksud dari adanya peringatan hari lingkungan hidup sedunia adalah untuk meningkatkan kesadaran bagi siapa saja dalam menjaga lingkungan dan meningkatkan perhatian pemerintah diberbagai negara dalam mengatasi masalah lingkungan.

Aksi nyata pemerintah dan masyarakat dalam menjaga lingkungan.adalah hal yang sangat penting, mengingat bumi yang kita tempati telah menjadi renta sebelum waktunya akibat ulah manusia. Penebangan liar menyebabkan hutan gundul, longsor dan banjir, sampah yang tidak bisa di daur ulang, eksploitasi terhadap isi perut bumi yang berlebihan, pencemaran udara yang mengakibatkan global warming serta pencemaran lainnya, semuanya itu adalah sumbangan manusia bagi kehancuran bumi dan manusia itu sendiri.

Akibat masalah lingkungan yang tidak terjaga, telah kita rasakan hari ini, udara menjadi lebih panas, cuaca yang sulit diprediksi berakibat buruk pada pertanian (gagal panen), dimasa yang akan datang tidak menutup kemungkinan pulau-pulau akan tenggelam, negara-negara pantai, wilayahnya akan menyusut, kekurangan air bersih dan masih banyak lagi ketidaknyamanan yang dirasakan manusia.

Akankah hari lingkungan hidup sedunia ini menggugah manusia menjadi lebih bijak dalam menjaga lingkungannya dari berbagai pencemaran?? Akankah manusia yang hidup hari ini mampu mewariskan kondisi bumi (lingkungan) sama dengan hari ini, lebih baik ataukah lebih buruk??? Mari kita jawab pertanyaan itu dengan aksi nyata dalam kehidupan kita sehari-hari.

Sebuah tantangan menarik bagi Anda dan kita semua, bagaimana membuat lingkungan (bumi) menjadi lebih baik dimasa datang …

Dibawah ini informasi tentang tema Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang masih relevan hingga saat ini :

Tema Hari Lingkungan Hidup Sedunia dari tahun ke-tahun

• 2009 – Your Planet Needs You-UNite to Combat Climate Change
• 2008 – Co2 Kick The Habit, Toward a Low Carbon Economy
• 2007 – Melting Ice – a Hot Topic??
• 2006 – Deserts and Desertification – Don’t Desert Drylands!
• 2005 – Green Cities – Plan for the Planet!
• 2004 – Wanted! Seas and Oceans – Dead or Alive?
• 2003 – Water – Two Billion People are Dying for It!
• 2002 – Give Earth a Chance
• 2001 – Connect with the World Wide Web of Life
• 2000 – The Environment Millennium – Time to Act
• 1999 – Our Earth – Our Future – Just Save It!
• 1998 – For Life on Earth – Save Our Seas
• 1997 – For Life on Earth
• 1996 – Our Earth, Our Habitat, Our Home
• 1995 – We the Peoples: United for the Global Environment
• 1994 – One Earth One Family
• 1993 – Poverty and the Environment – Breaking the Vicious Circle
• 1992 – Only One Earth, Care and Share
• 1991 – Climate Change. Need for Global Partnership
• 1990 – Children and the Environment
• 1989 – Global Warming; Global Warning
• 1988 – When People Put the Environment First, Development Will Last
• 1987 – Environment and Shelter: More Than A Roof
• 1986 – A Tree for Peace
• 1985 – Youth: Population and the Environment
• 1984 – Desertification
• 1983 – Managing and Disposing Hazardous Waste: Acid Rain and Energy
• 1982 – Ten Years After Stockholm (Renewal of Environmental Concerns)
• 1981 – Ground Water; Toxic Chemicals in Human Food Chains
• 1980 – A New Challenge for the New Decade: Development Without Destruction
• 1979 – Only One Future for Our Children – Development Without Destruction
• 1978 – Development Without Destruction
• 1977 – Ozone Layer Environmental Concern; Lands Loss and Soil Degradation
• 1976 – Water: Vital Resource for Life
• 1975 – Human Settlements
• 1974 – Only one Earth

(sumber :kaskus.net)

Sabtu, 23 Mei 2009

Tasmanian Devil Terancam Punah

0 komentar
KOMPAS.com — Setan tasmania (Tasmanian devil), salah satu spesies asli yang menjadi ciri khas Australia dan marsupial karnivora terbesar yang bertahan hidup, akan dimasukkan ke dalam daftar hewan yang terancam punah, demikian pengumuman Menteri Lingkungan Hidup Peter Garret, Jumat.

Sebelumnya, setan tasmania dimasukkan ke dalam daftar hewan yang rentan. Garret mengatakan dalam satu pernyataan pada Jumat bahwa peningkatan daftar itu berarti spesies tersebut terus menghadapi ancaman dan populasinya terus merosot, tetapi hewan itu kini akan mendapatkan perlindungan yang lebih besar berdasarkan hukum lingkungan hidup nasional Australia.

"Keputusan saya untuk menaikkan daftar setan tasmania dilandasi atas saran dari Komite Ilmu Pengetahuan Spesies Terancam, yang mendaftarkan penyakit tumor muka setan sebagai ancaman utama terhadap hewan tersebut," kata Garret sebagaimana dilaporkan kantor berita China, Xinhua.

Garret mengatakan, "Penyakit ini telah mengakibatkan kemerosotan sebanyak 70 persen populasi setan tasmania sejak penyakit itu pertama kali ditemukan pada 1996."

"Ini akan membantu penelitian mengenai penyebaran penyakit dan perawatan, dan akan mendukung populasi hewan liar dan peliharaan," katanya.

Setan tasmania (Sarcophilus harrisii) juga disebut dalam bahasa Inggris Tasmanian devil adalah binatang marsupial karnivora yang kini hanya terdapat di negara bagian pulau Tasmania di Australia.

Setan Tasmania adalah satu-satunya anggota keluarga Sarcophilus yang masih hidup. Ukuran binatang itu sama dengan tubuh anjing kecil, tetapi badannya kekar dan berotot.

Binatang tersebut dicirikan oleh warna bulunya yang hitam, baunya yang kuat bila sedang ketakutan, suaranya yang sangat keras dan mengganggu, dan sifatnya yang berbahaya bila sedang mengasuh anak-anaknya.

Setan tasmania dikenal sebagai binatang pemburu dan memakan sisa-sisa binatang lain. Meskipun biasanya hidup soliter, kadang-kadang hewan itu makan bersama dengan setan tasmania lain.

Setan tasmania menjadi musnah di daratan benua Australia sekitar 400 tahun sebelum permukiman bangsa Eropa pada 1788.

Karena dianggap sebagai ancaman terhadap ternak sapi di Tasmania, setan tasmania diburu hingga 1941, ketika hewan tersebut secara resmi dilindungi.

Sejak akhir 1990-an penyakit tumor muka setan tasmania telah mengurangi populasinya secara drastis dan kini mengancam kelangsungan hidup spesies tersebut.

Saat ini berbagai program dilakukan oleh Pemerintah Tasmania untuk mengurangi dampak penyakit itu.

Menurut Wikipedia Naturalis George Harris yang menulis deskripsi pertama yang diterbitkan tentang setan tasmania pada 1807, dan menamainya Didelphis ursina. Pada 1838, nama binatang itu diganti menjadi Dasyurus laniarius oleh Richard Owen, dan belakangan dipindahkan ke genus Sarcophilus pada 1841 dan dinamai Sarcophilus harrisii, atau "Pencinta daging Harris," oleh Pierre Boitard.

Revisi yang belakangan dari taksonomi setan tersebut, yang diterbitkan pada 1987, berusaha mengubah nama spesiesnya menjadi Sarcophilus laniarius berdasarkan catatan-catatan fosil di daratan utama Australia yang menunjukkan hanya beberapa ekor.

Namun, upaya itu tidak diterima oleh komunitas taksonomi pada umumnya dan nama S harrisii tetap dipertahankan, sementara S laniarius dipindahkan ke spesies fosilnya.

(sumber:kompas.com)